• Segera Dibuka PAUD TIDAR KOE - Ayo daftarkan putra-putri anda - Informasi lebih lanjut hubungi Tidar Bangka Belitung
  • Banner Tidar Bangka Belitung
    Published On: Sun, Apr 21st, 2013

    Mengatasi Perilaku Bermasalah Siswa

    Sebaik apa pun anda merancang dan menciptakan lingkungan kelas yang positif, perilaku bermasalah pada siswa atau murid akan tetap muncul. Anda harus menghadapinya dengan cara efektif dan tepat.

    STRATEGI MANAJEMEN KELAS

    Pakar manajemen kelas Carolyn Evertson dan rekannya dalam sebuah buku Educational Psychology karya John. W. Santrock (2007), membedakan antara intervensi minor dan moderasi dalam menangani perilaku bermasalah.

    INTERVESI MINOR

    Beberapa masalah hanya membutuhkan intervensi minor atau kecil. Masalah-masalah yang kerap muncul biasanya mengganggu aktifitas belajar di kelas. Misalnya, murid mungkin ribut sendiri, meninggalkan tempat duduk tanpa ijin, bercanda sendiri, atau memakan permen di kelas. Strategi yang efektif antara lain adalah:

    Gunakan isyarat non verbal
    Jalin kontak mata dengan murid. Kemudian beri isyarat dengan meletakkan telunjuk jari di bibir anda, menggeleng kepala, atau menggunakan isyarat tangan untuk menghentikan perilaku tersebut.

    Terus lanjutkan aktifitas belajar
    Biasanya terjadi suatu jeda dalam transisi aktifitas dalam kegiatan belajar mengajar, dimana pada jeda tersebut murid tidak melakukan apa-apa. Pada situasi ini, murid mungkin akan meninggalkan tempat duduknya, mengobrol, bercanda dan mulai ribut. Strategi yang baik adalah bukan mengkoreksi tindakan mereka tetapi segera melangsungkan aktifitas baru berikutnya.

    Mendekati murid
    Saat murid mulai bertindak menyimpang. Anda cukup mendekatinya, maka biasanya dia akan diam.

    Arahkan perilaku
    Jika murid mengabaikan tugas yang kita perintahkan, ingatkan mereka tentang kewajiban itu. Anda bisa berkata, “Baiklah, ingat, semua anak harus menyelesaikan soal matematika ini.”

    Beri instruksi yang dibutuhkan
    Terkadang siswa melakukan kesalahan kecil saat tidak memahami cara mengerjakan tugas. Untuk mengatasinya anda harus memantau murid dan memberi petunjuk jika dibutuhkan.

    Suruh murid berhenti dengan nada tegas dan langsung
    Jalin kotak mata dengan murid, bersikap asertif, dan suruh murid menghentikan tindakannya. Buat pernyataan, singkat dan pantau situasi sampai murid patuh. Strategi ini bisa dilakukan dengan mengkombinasikan strategi mengarahkan perilaku murid.

    Beri murid pilihan
    Berilah murid tanggung jawab dengan memilih dua pilihan, bertindak benar atau menerima konsekuensi negatif. Beri tahu murid apa tindakan benar itu dan apa konsekuensi bila melanggar.

    INTERVENSI MODERAT

    Beberapa perilaku yang salah membutuhkan intervensi yang lebih kuat ketimbang yang baru saja dideskripsikan pada intervensi minor di atas, misalnya, ketika murid menyalahgunakan aktifitasnya, mengganggu, cabut dari kelas, mengganggu pelajaran, atau mengganggu pekerjaan murid lainnya. Berikut adalah strategi yang bisa dilakukan:

    Jangan beri privilese atau aktifitas yang mereka inginkan
    Bila anda memperbolehkan murid untuk berkeliling kelas atau mengerjakan tugas dengan murid lain dan ia malah menyalahgunakan privilese yang anda berikan atau mengganggu pekerjaan temannya, maka anda bisa mencabut privilesenya.

    Buat perjanjian behavioral
    Buatlah perjanjian yang bisa disepakati oleh semua murid. Perjanjian ini harus merefleksikan masukan dari kedua belah pihak yaitu guru dan murid. Jika muncul problem dan murid tetap keras kepala, guru bisa merujuk pada kesepakatan bersama yang telah dibuat.

    Pisahkan atau keluarkan murid dari kelas
    Bila murid bersenda gurau dan bersikap tidak mengindahkan peringatan, anda bisa memisahkan ia dari murid disekitarnya ataupun mengeluarkannya dari dalam kelas.

    Kenakan hukuman atau sanksi
    Menggunakan hukuman sebaiknya tidak melakukan tindakan kekerasan, tetapi bisa dilakukan dengan memberikan tugas mengerjakan soal atau menulis halaman tambahan.

    Sumber: psikologizone – Mengatasi perilaku bermasalah siswa

    Written by:

    - who has written 80 posts on Tidar Bangka Belitung.

    Tidar Bangka Belitung Lembaga Non Formal Tertua di Pangkalpinang Sejak 1976

    .

    Imam Mardi Nugroho“Setelah bergabung di TIDAR saya merasakan manfaatnya. Selain itu Bahasa Inggris sangat penting untuk Komunikasi, Pariwisata, Investasi dan Pengembangan Provinsi Bangka Belitung. Terimakasih untuk TIDAR yang telah mendukung tujuan ini…”
    Imam Mardi NugrohoTokoh Masyarakat