• Segera Dibuka PAUD TIDAR KOE - Ayo daftarkan putra-putri anda - Informasi lebih lanjut hubungi Tidar Bangka Belitung
  • Banner Tidar Bangka Belitung
    Published On: Wed, Sep 4th, 2013

    Apa Sih Kurikulum 2013 itu?

    Berdasarkan buku Pengembangan Kurikulum 2013 (Kemdikbud, 2012), gambaran ringkas dari kurikulum baru yang akan mulai diterapkan pada Juni 2013, adalah kurikulum dikembangkan untuk mengasah tiga kompetensi peserta didik, yaitu sikap, keterampilan, dan pengetahuan. Sehingga standar kompetensi lulusan (SKL) dalam kurikulum baru ini dikembangkan berdasarkan ketiga ranah tersebut.

    Untuk mencapai SKL, proses pembelajaran akan mengedepankan pengalaman personal melalui observasi (menyimak, melihat/mengamati, membaca, mendengar), bertanya, mengolah, menyajikan, menyimpulkan, dan mencipta. Oleh karena SKL dan proses pembelajaran dikembangkan seperti itu, maka otomatis aspek penilaian peserta didik juga mencakup ranah kognitif, afektif, dan psikomotor.

    Penilaian hasil belajar peserta didik akan dikumpulkan melalui tes dan portofolio. Penilaian harus dilakukan secara otentik untuk mengukur semua kompetensi peserta didik, dengan menggunakan instrumen utama penilaian adalah portofolio yang dibuat oleh siswa.

    Berarti dituntut adanya keseimbangan antara proses dan hasil. Hal ini akan diaplikasikan pada setiap jenjang pendidikan, dari SD hingga SMA. Tetapi khusus untuk SD, pendekatan dalam sistem pembelajaran yang digunakan berbasis tematik integratif. Sedangkan untuk jenjang pendidikan SMP dan SMA, menggunakan pendekatan mata pelajaran.

    Tau gak sih apa saja perubahan yang diterapkan dalam Kurikulum 2013? Berikut adalah penjelasannya.

    kurikulum 2013

    Pertama, terkait dengan penataan sistem perbukuan.
    Penataan sistem perbukuan dalam implementasi Kurikulum 2013 dikelola oleh Pusat Kurikulum dan Perbukuan dan substansinya diarahkan oleh tim pengarah dan pengembang kurikulum. Tujuannya agar isi dapat dikendalikan dan kualitas lebih baik. Selain itu, harga bisa ditekan lebih wajar (public awareness).
    Kedua, penataan Lembaga Pendidik Tenaga Kependidikan (LPTK) di dalam penyiapan dan pengadaan guru.
    Ketiga, penataan terhadap pola pelatihan guru.
    Pengalaman pada pelaksanaan pelatihan instruktur nasional, guru inti, dan guru sasaran untuk implementasi Kurikulum 2013, misalnya, banyak pendekatan pelatihan yang harus disesuaikan, baik menyangkut materi pelatihan maupun model dan pola pelatihan.
    Momentum Kurikulum 2013 adalah hal yang tepat untuk melakukan penataan terhadap pola pelatihan guru termasuk penjenjangan terhadap karir guru dan kepangkatannya.
    Ke depan, sedang disiapkan konsep yang terintegrasi antara jenjang karier dan kepangkatan dengan penilaian profesi guru. Selama ini keduanya terpisah.
    Keempat, memperkuat budaya sekolah melalui pengintegrasian kurikuler, ko-kurikuler, dan ekstrakurikuler, serta penguatan peran guru bimbingan dan konseling (BK).
    Kelima, terkait dengan memperkuat NKRI. Melalui kegiatan ekstrakurikuler kepramukaanlah, peserta didik diharapkan mendapat porsi tambahan pendidikan karakter, baik menyangkut nilai-nilai kebangsaan, keagamaan, toleransi dan lainnya.
    Keenam, ini juga masih terkait dengan hal kelima, memperkuat integrasi pengetahuan-bahasa-budaya.
    Pada Kurikulum 2013, peran bahasa Indonesia menjadi dominan, yaitu sebagai saluran mengantarkan kandungan materi dari semua sumber kompetensi kepada peserta didik, sehingga bahasa berkedudukan sebagai penghela mata pelajaran-mata pelajaran lain.
    Kandungan materi mata pelajaran lain dijadikan sebagai konteks dalam penggunaan jenis teks yang sesuai dalam pelajaran Bahasa Indonesia. Melalui cara ini, maka pembelajaran bahasa Indonesia termasuk kebudayaan, dapat dibuat menjadi kontekstual. Sesuatu yang hilang pada model pembelajaran bahasa Indonesia saat ini.
    SD – MI (Sekolah Dasar Madrasah Ibtidaiyah)
    • Kurikulum 2013 berbasis pada sains.
    • Kurikulum 2013 untuk SD, bersifat tematik integratif.
    • Kompetensi yang ingin dicapai adalah kompetensi yang berimbang antara sikap, keterampilan, dan pengetahuan, disamping cara pembelajarannya yang holistik dan menyenangkan.
    • Proses pembelajaran menekankan aspek kognitif, afektif, psikomotorik melalui penilaian berbasis tes dan portofolio saling melengkapi.
    • Mata pelajara (MAPEL) SD diantaranya: Pendidikan Agama, PPKn, Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS, Seni Budaya dan Prakarya (Muatan Lokal; Mulok), Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (Muatan Lokal;Mulok)
    • Alokasi waktu per jam pelajaran SD 35 menit
    • Banyak jam pelajaran per minggu Kelas I = 30 jam, kelas II= 32 jam, kelas III=34 jam, kelas IV, V,VI=36 jam

    Jadi inilah Kurikulum 2013 itu.

    * disarikan dari berbagai sumber

    Written by:

    - who has written 80 posts on Tidar Bangka Belitung.

    Tidar Bangka Belitung Lembaga Non Formal Tertua di Pangkalpinang Sejak 1976

    .

    Dartika Erlanti“Bergabung dgn TIDAR adalah pilihan tepat, berkat keprofesionalan TEC selama ini dlm mengembangkan skill Bhs Inggris saya sejak SD, Alhamdulillah saya mendapatkan scholarship program di Arizona State University USA, terimakasih untuk TIDAR…”
    Dartika ErlantiMahasiswiSTAIN SAS BABEL